Beranda » Artikel Blog » Kapan Waktu yang Tepat untuk Isi Ulang Tabung APAR?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Isi Ulang Tabung APAR?

Diposting pada 25 September 2026 oleh admin | Dilihat: 22 kali | Kategori:

Setiap pemilik gedung wajib memprioritaskan keselamatan kebakaran. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) memegang peran vital saat kondisi darurat sebagai pemadam api tahap awal. APAR harus selalu dalam kondisi siap pakai untuk antisipasi ketika sewaktu-waktu terjadi darurat kebakaran. Karena itu, kondisi isi dan tekanan tabung pemadam ini perlu mendapat perhatian secara rutin agar tetap dalam kondisi terbaiknya.

Namun, banyak pengelola fasilitas yang lupa melakukan perawatan berkala. Akibatnya, tabung pemadam tidak berada dalam kondisi prima tanpa pengisian ulang. Lalu, kapan waktu paling pas untuk melakukan refill? Mari kita ulas kapan waktu yang tepat untuk isi ulang APAR secara menyeluruh pada artikel ini.

Kapan APAR Harus Diisi Ulang?

1. Setelah APAR Digunakan

Pertama, Anda wajib mengisi ulang tabung APAR setelah pemakaian. Hal ini berlaku meski Anda hanya menyemprotkan media pemadam selama beberapa detik. Seusai APAR mengeluarkan media pemadam, kondisi tekanan dan isi tabung dapat berubah. Bahkan penggunaan yang singkat tetap dapat mengurangi kemampuan APAR dalam memadamkan api.

Begitu tuas penekan bekerja, tekanan gas pendorong akan bocor keluar. Akibatnya, tekanan tabung merosot tajam. Tabung tidak akan sanggup memadamkan api pada penggunaan berikutnya. Oleh karena itu, segera kirim tabung ke agen servis terpercaya seusai latihan atau penanganan musibah kebakaran. Jangan menunggu sampai tabung benar-benar kosong sebelum mengisi ulang tabung. Segera lakukan pemeriksaan dan pengisian ulang setelah pemakaian sekecil apapun.

2. Saat Tekanan Tidak Lagi Sesuai

APAR bertekanan biasanya memiliki indicator tekanan atau pressure gauge. Jarum gauge berfungsi untuk membantu menunjukkan kondisi tekanan dalam tabung. Posisi jarum pada area hijau menandakan kondisi tabung yang aman. Sebaliknya, ketika jarum menyentuh warna merah menunjukkan adanya kebocoran gas. Kondisi ini membuat tabung kekurangan tekanan sehingga APAR kehilangan daya dorong secara penuh saat digunakan.

Jangan langsung menambah tekanan tanpa pemeriksaan. Teknisi perlu memastikan tidak ada kebocoran atau masalah pada komponen tabung sebelum mengisi ulang tabung APAR. Setelah itu, petugas wajib melakukan servis serta pengisian ulang secepatnya.

3. Saat Terjadi Kebocoran

Kebocoran dapat membuat media atau tekanan dalam tabung berkurang. Akibatnya APAR tidak lagi berada dalam kondisi siap pakai. Untuk itu, secara berkala lakukan pemeriksaan untuk mendeteksi adanya tanda kebocoran pada valve, selang, nozzle, atau bagian tabung.

Kerusakan fisik pada unit APAR seringkali memicu kebocoran halus. Contohnya meliputi segel pengaman putus, selang retak, atau tabung berkarat. Bila Anda menemukan cacat fisik, segera lakukan proses pemeriksaan dan perbaikan. Jangan menunggu sampai jadwal refill berikutnya apabila masalah sudah terlihat.

4. Saat Berat Isi Berkurang

Tidak semua APAR memiliki pressure gauge untuk mendeteksi tekanan dalam tabung. Beberapa jenis APAR membutuhkan pemeriksaan berat untuk mengetahui kondisi isi tabungnya. Salah satunya adalah jenis APAR CO2. Timbang tabung secara berkala lalu bandingkan berat hasil penimbangan dengan berat kosong dan berat total tabung. Jika berat tabung berkurang lebih dari 10% dari berat yang ditentukan, segera lakukan pengisian pada tabung APAR.

5. Saat Media Memasuki Masa Kadaluarsa

Selanjutnya, perhatikan tanggal kadaluarsa bahan kimia yang menjadi media pengisi tabung APAR. Setiap jenis media pemadam memiliki batas usia efektif tersendiri. Sebagai contoh, media serbuk kimia kering (dry chemical powder) mampu bertahan hingga sekitar lima tahun. Sementara itu, media busa (foam) biasanya bertahan selama dua hingga tiga tahun. Seiring berjalannya waktu, serbuk kimia bisa menggumpal keras. Bahan mengkristal tersebut dapat menyumbat saluran nozzle ketika APAR dipakai dalam situasi genting. Untuk menjaga keamanan pemakaian, Anda harus mengganti bahan pemadam lama walau Anda belum pernah memakai tabung tersebut.

Berapa Lama Sekali APAR Harus Diisi Ulang?

Setiap APAR dengan media pemadam yang berbeda tidak memiliki jadwal isi ulang yang sama. Jenis media pemadam memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga turut menentukan jadwal pengisian tabung sesuai standar yang berlaku.

Permenaker PER.04/MEN/1980 mencantumkan beberapa periode pengisian kembali berdasarkan jenis media pemadamnya. Ketentuannya mencakup media asam soda, busa, bahan kimia, serta beberapa jenis tabung gas.

Secara ringkas, ketentuan tersebut mencantumkan:

Jenis Ketentuan pengisian dalam PER.04/MEN/1980
Asam soda, busa, bahan kimia 1 tahun sekali
Cairan busa yang dicampur sebelum pengisian 2 tahun sekali
Tabung gas hidrokarbon berhalogen 3 tahun sekali
Jenis tabung gas lainnya Selambat-lambatnya 5 tahun

Namun, jadwal tersebut tidak sebaiknya digunakan secara otomatis untuk semua produk modern. Periksa jenis media, spesifikasi produk, serta standar yang berlaku pada fasilitas Anda.

Apakah APAR yang Lama Tidak Dipakai Tetap Perlu Refill?

Ya, APAR tetap membutuhkan pemeriksaan dan pemeliharaan meski tidak pernah digunakan. APAR yang lama tersimpan tetap dapat mengalami penurunan tekanan, kebocoran, korosi, atau masalah pada komponen tertentu.

Permenaker PER.04/MEN/1980 mewajibkan pemeriksaan APAR dalam periode enam bulan dan dua belas bulan. Cacat yang ditemukan saat pemeriksaan harus segera diperbaiki atau diganti.

Apa Bedanya Refill, Maintenance, dan Hydrostatic Test?

Ketiga istilah ini kerap dianggap sama. Padahal, masing-masing memiliki tujuan berbeda.

Refill berarti mengisi kembali media pemadam agar APAR kembali memiliki isi dan berat sesuai ketentuan.

Maintenance mencakup pemeriksaan dan tindakan untuk menjaga APAR tetap berfungsi dan aman. Pemeriksaan dapat melibatkan kondisi tabung, tekanan, valve, selang, nozzle, dan komponen lainnya.

Sementara itu, hydrostatic test merupakan pengujian untuk menilai kekuatan tabung terhadap tekanan. Pengujian ini berbeda dari proses refill.

Jadi, mengganti isi APAR tidak otomatis berarti seluruh kebutuhan pemeliharaan tabung selesai.

Kesimpulan

Pengisian ulang APAR merupakan Langkah yang sangat vital untuk menjaga kelancaran proteksi kebakaran. Jangan menunggu musibah datang baru memeriksa kondisi alat. Lakukan refill segera setelah pemakaian, pasca masa kadaluarsa habis, atau saat tekanan tabung turun. Kesiapsiagaan yang tinggi membantu mengamankan aset perusahaan serta keselamatan jiwa.

Putra Safety Mandiri menyediakan APAR dalam beragam jenis dan kapasitas. Kami juga melayani jasa refill APAR dan penggantian sparepart tabung APAR. Hubungi kami untuk info lebih lengkap.

WhatsApp : 082117475911
Email : salesputrasafetymandiri1@gmail.com

 

Sumber Foto: Unsplash

Bagikan

Kapan Waktu yang Tepat untuk Isi Ulang Tabung APAR? | Putra Safety Mandiri

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka
Chat via Whatsapp
Admin
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja